Minggu, 16 Februari 2014

Bagai Padang Rumput

Suatu siang di benua hijau,, seorang guru dan seorang pemuda sedang duduk di bawah pohon di tengah lapangan rumput..
kemudian si pemuda bertanya kepada sang guru tentang arti mencintai..

Sang guru terdiam,, sampai kemudian menjawab pertanyaan muridnya dengan memberinya sebuah tugas..

Sang guru menyuruh pemuda itu untuk berjalan menyusuri padang rumput tempat mereka bersinggah,
yang hampir tak terlihat ke mana ujung dari padang rumput tersebut.
Sang pemuda diperintahkan untuk menemukan setangkai bunga rumput yang indah untuk kemudian diberikan kepada sang guru..

Kopi Asin

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantik bersahaja, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis.
Sedangkan si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.

Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah meja yang kosong, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa suasana hening ini berlangsung cukup lama, dan akhirnya si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata,

Keseimbangan Hidup

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

Nak, Ibu Ingin Bicara Soal Milih-milih Perempuan

Rasanya hampir tidak dapat dipercaya sekarang ibu menulis soal ini kepada dua anak laki laki yang sangat membanggakan hati. Ibu tidak bisa lebih bersyukur atau meminta kepada Tuhan memperoleh putra yang lebih baik daripada kalian.  Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu.  I could never ask for more…

Membesarkan kalian adalah masa masa terindah dalam hidupku, sekalipun itu harus ditukar dengan prospek perkembangan karir, ibu bahagia memilih menjadi ibu rumah tangga dan menyaksikan kalian tumbuh.
Pada akhirnya ibu harus bicara soal jodoh, mengingat saat ini  kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek yang tentu saja mengagumi kualitas yang ada dalam diri kalian. You were brought up with lots of love and values  from your parents. Never forget that.

Jumat, 01 Juni 2012

JARE SIMBAH

JARE SIMBAH WONG URIP NEK ISO NGETUTNO DRIJI LIMO BAKAL AYEM URIP
1. DJENTIK - OJO SOK NGUNGIT2 BARANG SENG WES NDESEK
2. DJARI MANIS - RASAH MANIS LAMBENE BOSOK ATINE
3. DJARI PENUNGGUL - RASAH NGUNGGUL2NO AWAK DEWE ELING DEK NDUWUR LANGIT JEK ONO LANGIT
4. TELUNJUK - RASAH NUDING2 NEK GAK WERUH PERKORONE
5. DJEMPOL - KABEH MENUNGSO DEK DUNYO IKI PODO DRAJATE


Rabu, 07 Maret 2012

Karena, hidup ini seperti secangkir kopi

Sekelompok alumni, mapan dalam karir mereka, berkumpul untuk mengunjungi profesor lama ketika mereka masih kuliah di Universitas. Percakapan segera berisi keluhan tentang stres dalam pekerjaan dan kehidupan. Menawarkan kopi kepada tamu, sang profesor pergi ke dapur dan kembali membawa satu teko besar kopi dan bermacam-macam cangkir : porselen, plastik, gelas, kristal. Beberapa cangkir tersebut biasa saja, beberapa mahal dan beberapa sangat indah. Dia kemudian mempersilahkan tamu-tamunya untuk mengambil cangkir dan menuangkan sendiri kopi.

Hidup Itu Seperti Memancing

Pada tepian sebuah sungai, tampak seorang anak kecil sedang bersenang-senang. Ia bermain air yang bening di sana. Sesekali tangannya dicelupkan ke dalam sungai yang sejuk. Si anak terlihat sangat menikmati permainannya.

Selain asyik bermain, si anak juga sering memperhatikan seorang paman tua yang hampir setiap hari datang ke sungai untuk memancing. Setiap kali bermain di sungai, setiap kali pula ia selalu melihat sang paman asyik mengulurkan pancingnya. Kadang, tangkapannya hanya sedikit. Tetapi, tidak jarang juga ikan yang didapat banyak jumlahnya.